Activity CORPORATION NEWS
Trending

Zulkifli: Visi PLN Bagus, Terpenting Eksekusi Rencana

Zulkifli: Visi PLN Bagus, Terpenting Eksekusi Rencana
Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini (kanan) usai membuka webinar Project Talk #1 [Foto: Dok. LISTRIK INDONESIA] 

Listrik Indonesia - Semangat transformasi PLN (Perusahaan Listrik Negara) bertajuk Power Beyond Generations yang diluncurkan setahun lalu, kembali disinggung Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini. 

Ia awalnya menyatakan ibadah puasa Ramadan 1442 H yang tengah dijalankan sebagian besar pegawai PLN sepatutnya makin meningkatkan produktivitas dan etos kerja. 

Produktivitas dan etos kerja yang terjaga, tandas Zulkifli, memungkinkan target-target atas proyek strategis yang diamanahkan pemerintah kepada PLN dapat dicapai. 

Dalam transformasi PLN, Power Beyond Generations dicanangkan sebagai ukuran keberhasilan PLN. Visi-misi dan strategi telah dirumuskan guna mencapai sasaran yang dicanangkan --jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. Namun rumusan ini bukan kunci sukses perusahaan.

BACA JUGA: PLN Cegah 'Overrun' Proyek Via Transformasi Digital

"Strategi atau visi semua perusahaan sangat penting, tetapi visi atau strategi perusahaan tidak mengubah apa-apa. Yang mengubahnya adalah eksekusi, eksekusi, dan eksekusi. Setelah memiliki visi dan strategi, kita harus mengeksekusinya, dengan tidak mengenal menyerah," tegas Zulkifli, yang meraih gelar M.B,A. dari Universitas Washington, Amerika Serikat (1994).

Penegasan itu disampaikan Zulkifli saat menyampaikan sambutan pembukaan Webinar PLN seri pertama bertema Digitalization In Construction Management: Building Information Modelling (BIM) Implementation In Power Plant Project, Rabu, 14 April 2021.

Tampil sebagai pembicara webinar yang diikuti seribu lebih peserta; Enni Soetanto/Riky Budiman (MOTT Macdonald), General Manager Operations Department of Power and Energy Division PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Adi Widyo Nugroho, dan Manager of Innovation & Technology PT Brantas Abipraya Aminudin Azis.

Zulkifli mengutarakan pandemi covid-19 telah setahun menerjang hampir seluruh belahan dunia. Jajaran pemimpin PLN mengapresiasi semangat pegawai di seluruh lini yang tidak pernah padam meng-upgrade pengetahuan, kompetensi dan kapabilitas dirinya.

Karenanya, menurut Zulkifli, organisasi PLN tetap survive dan berkembang, khususnya dalam pengerjaan infrastruktur ketenagalistrikan di seluruh wilayah tanah air.

BACA JUGA: Transformasi PLN Tingkatkan Kemudahan Bagi Konsumen Melalui Digitalisasi Layanan

Selain merampungkan sederet proyek strategis nasional (PSN) sebagai goals, PLN juga memiliki target pencapaian bauran energi, tingkat komponen dalam negeri TKDN, serta pemenuhan saving dalam pengadaan dengan menetapkan prioritas proyek. 

"Kita perlu tetap berkarya tanpa batas, dan insan PLN membuktikan diri mampu menghadapi situasi ketidakpastian dengan tetap mengedepankan nilai adaptif dari core values kita; AKHLAK," tutur Zulkifli lagi. 

Salah satu langkah adaptif PLN adalah melakukan digitalisasi manajemen perampungan praoyek ketenagalistrikan. Melalui langkah ini bisnis PLN dari hulu dampai hilir berjalan efektif dan efisien. Diharap pula output-nya optimal bagi perusahaan.

Menurutnya, digitalisasi merupakan terobosan transformasi PLN; lean, green, inovatif, dan customer focus. Digitalisasi dimaksud diterapkan pengelolaan manajemen pembangkit, procurement, distribusi, substation plant, dan lainnya.

BACA JUGA: Transformasi PLN: Digitalisasi Adalah Keharusan untuk Optimalkan Proses Bisnis

"Kami terus mengingatkan bahwa visi kita menjadi perusahaan listrik terkemuka di Asia Tenggara. Juga menjadi nomor satu pilihan pelanggan," tukas peraih penghargaan The Best Chief Executive Officer in Indonesia dari Corporate Governance Asia (2012).

Visi tersebut, lanjutnya, perlu ditanamkan dalam hati dan mindset selurun insan PLN. Visi inilah yang mengarahkan langkah PLN ke depan. 

Di hadapan seribu lebih peserta webinar dari berbagai kalangan kelistrikan di tanah air, Zulkifli mengingatkan tiga tolok ukur keberhasilan pelaksanaan proyek ketenagalistrikan: cost, kualitas, dan ketepatan waktu penyelesaian.

"Itulah pedoman utama kita melaksanakan proyek. Jangan sampai terjadi cost overrun, time overan, atau kualitas proyek yang buruk," kata Dirut PT PLN (Persero). (RE)


 

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button