AGENDA Renewable Energy ENERGY PRIMER
Trending

Strategi GeoDipa Mencapai Target PLTP Nasional 24 GW

Strategi GeoDipa Mencapai Target PLTP Nasional 24 GW

Listrik Indonesia | Indonesia memiliki kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) terpasang 2.130,7 Mega Watt (MW) atau terbesar kedua dunia setelah Amerika Serikat. Namun, pemanfaatannya baru mencapai  8.9% dari total potensi yaitu 24 Giga Watt (GW).

Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero) Riki Firmandha Ibrahim dalam diskusi daring menyampaikan, dalam pengembangan panas bumi, maka perlu inovasi, terobosan dan strategi. Menurutnya, pengembangan panas bumi tidak dapat diselesaikan dengan cara - cara Business As Usual. Kemudian perlu akselerasi pengembangan panas bumi untuk mengejar target bauran energi (Ketahanan Energi), kompetitif dengan energi baru terbarukan lainnya.

"Jadi penugasan BUMN Panas Bumi oleh Pemerintah untuk Eksplorasi (Government Drilling) bisa memacu investasi," ujarnya. Kamis, (6/5).

Pengembangan panas bumi juga menemui sejumlah tantangan seperti Terbatasnya lembaga keuangan yang bersedia memberi pinjaman dalam fase eksplorasi, Harga EBT masih harus bersaing dengan pembangkit fosil, Transparansi dan jangka waktu penerbitan izin dapat mempengaruhi keekonomian proyek, Pengembangan VS konservasi hutan, Risiko dalam masa eksplorasi sangat tinggi, Banyak pengembang yang belum memenuhi 5C (character, capacity, capital, condition, dan collateral).

"Belum lagi kecenderungan Capex panas bumi stagnant, sementara Capex EBT lainnya semakin kompetitif. Agar lebih kompetitif  perlu relokasi manufaktur PLTP dan implementasi konsep portofolio," terangnya.

Untuk mencapai target 24 GW strategi dari GeoDipa ialah melakukan pengembangan dan penerapan teknologi yang efisien: eksplorasi deep slim hole, binary, small scale,  kemitraan dengan PLN (open book), mejalin kemitraan dengan swasta, Optimalisasi Dieng 400 MW dan Patuha 400 MW, selanjutnya mengimplementasikan Agency Government Drilling, dan melakukan pengembangan SDM.

GeoDipa saat ini berhasil mengoperasikan PLTP dengan total kapasitas terpasang 120 MW dengan target 1,2 GW pada 2075. Dengan begitu, kontribusi GeoDipa dalam pengurangan emisi gas rumah kaca sejauh ini sebesar 5,1 juta tCO2e diproyeksikan pada 2075 turun hingga 138 juta tCO2e.

 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button