NEWS
Trending

PLTMH Silangkitang Diresmikan, Pacu Kesejahteraan Masyarakat

PLTMH Silangkitang Diresmikan, Pacu Kesejahteraan Masyarakat
Listrik Indonesia, Tapanuli Selatan | Pemerintah terus bekerja keras untuk melistriki wilayah/daerah terisolir yang belum memiliki atau terlistriki. Untuk itu, dengan memanfaatkan potensi energi setempat, pemerintah melalui Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melakukan peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang berlokasi Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara, berkapasitas 53 kilo Watt (KW).

Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Rida Mulyana yang datang bersama dengan Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu dan Bupati Tapanuli Selatan Syahrul Pasaribu, melakukan peresmian terhadap PLTMH tersebut.

Mengawali sambutannya, Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan Pasaribu mengatakan, dirinya mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM, yang telah mengalokasikan bantuan untuk melistriki sekitar 150 Kepala Keluarga (KK) dan 90 titik penerangan jalan umum.

"Dari total kapasitas yang ada, baru terpakai 1/3, jadi masih masih tersisa 2/3 lagi dan saya sudah bicara dengan Pak Camat itu jangan jadi barang mubazir, sebaiknya digunakan untuk menumbuhkan industri-industri rumah tangga," jelas Gus Irawan di sela-sela sambutannya, akhir pekan lalu, seperi yang diberitakan (27/02).

Agar tidak mubazir, lanjutnya, pihaknya akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar dengan mencarikan tempat penggilingan padi dan kopi.

"Saya akan carikan penggiling-penggiling kopi dan penggiling padi untuk masyarakat, nanti kita cari apa yang paling cocok agar ketersediaan listrik yang ada tidak mubazir," tambahnya.

Sementara, Rida Mulyana mengungkapkan, Pemerintah terus berupaya meningkatkan akses energi kepada masyarakat dengan prioritas di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar), melalui pembangunan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan (EBT).

"Energi listrik sudah menjadi kebutuhan vital bagi kehidupan masyarakat di samping makanan dan air, energi akan merubah kondisi suatu masyarakat karena energi merupakan pembuka peradaban," imbuh Rida.

Menurut Rida, beroperasinya PLTMH Silangkitang Tambiski ini, diharapkan dapat menjadi pemacu bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan produktif sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Silangkitang Tambiski.

"Anak-anak akan semakin banyak belajar karena malam hari mereka bisa belajar, ibu dan bapak juga akan punya aktivitas lain di malam hari karena sekarang rumahnya sudah pada terang di malam hari," ungkap Rida.

Lebih jauh, ia mengatakan, dalam pengoperasiannya, PLTMH Silangkitang Tambiski berkapasitas 53 kW melayani kebutuhan rumah tangga sekitar 150 KK dan 13 fasilitas umum seperti kantor desa, Poliklinik Desa, sekolah, maupun sarana ibadah. "Uang yang kita gunakan untuk membangun PLTMH ini adalah uang rakyat, uang kita semua, untuk itu saya titip betul jangan sampai uang rakyat ini sia-sia dan PLTMH ini digunakan untuk kita semua. Jadi, tolong dirawat dan dijaga PLTMH ini manfaatnya bisa optimal dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama," tandas Rida, seperti yang dituliskan laman esdm.go.id.

Di waktu yang sama, Bupati Tapanuli Selatan, Syahrul Pasaribu mengucapkan rasa kasihnya kepada Pemerintah Pusat utamanya Kementerian ESDM yang telah memberikan bantuan PLTMH kepada masyarakat Tapanuli Selatan.

Menurut Syahrul, bantuan PLTMH dengan kapasitas 53.000 Watt ini merupakan bantuan PLTMH dengan kapasitas yang terbesar yang berada di Tapanuli Selatan. "Bantuan PLTMH ini terwujud atas sinergi dari Legislatif, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Daerah, karena jika tidak ada sinergi dari semua pihak untuk mendukung maka tidak akan terwujud," jelas Syahrul.

Syahrul juga meminta agar masyarakat dapat menjaga dan merawat PLTMH Silangkitang ini. "Kepada seluruh masyarakat Silangkitang, kalau ingin ini betul-betul seterusnya PLTMH ini beroperasi dengan baik maka berpulang kepada kalian. Keberlangsungan PLTMH ini adalah air, maka jagalah hutan yang ada agar dapat menyimpan air, jangan lagi membuka hutan untuk berkebun, maksimalkan saja kebun yang sudah ada," terang Syahrul.

Lebih jauh ia mengatakan, pembangunan PLTMH untuk melistriki masyarakat, dan ini merupakan bagian dari peningkatkan peran energi terbarukan dalam bauran enegi nasional yang ditargetkan dapat mencapai 23% pada tahun 2025 mendatang, sekaligus untuk melistriki daerah-daerah terdepan, terluar, dan tertinggal.  (RG)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button