Business CORPORATION NEWS
Trending

PLN Pelopori Penerapan BIM pada Proyek Strategisnya

PLN Pelopori Penerapan BIM pada Proyek Strategisnya
Petugas memeriksa komponen fasilitas ketenagalistrikan berfungsi sebagaimana mestinya [Foto: okezone.com - LISTRIK INDONESIA]

Listrik Indonesia - Penerapan building information modeling (BIM) merupakan tools untuk mengintegrasikan siklus pembentukan aset yang end to end. Mulai A hingga Z.

BIM tidak hanya memaksimalkan fase perencanaan dan konstruksi sebuah proyek, tetapi juga pengoperasian maupun perawatan aset yang justru paling panjang waktunya. 

BIM dalam ISO 19650 didefinisikan sebagai penggunaan bersama representasi digital aset yang dibangun untuk memfasilitasi proses desain, konstruksi, dan operasi. Ia bahan baku bagi pondasi pengambilan keputusan atas sebuah proyek.

BACA JUGA: PLN Cegah 'Overrun' Proyek Via Transformasi Digital

U.S. National Building Information Modeling (BIM) mendefinisikan BIM sebagai representasi digital atas karakteristik fisik dan fungsi sebuah fasilitas. 

BIM merupakan sumber daya pengetahuan dan informasi tentang sebuah fasilitas ataupun aset yang dijadikan rujukan mengambil keputusan-keputusan selama siklus hidup aset dimaksud.


BIM di PLN

Paparan Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) PT PLN (Persero) M. Ikhsan Asaad menggambarkan penerapan BIM, khususnya di proyek-proyek ketenagalistrikan. 

Ikhsan memaparkan hal itu saat memberikan sambutan pembukaan (opening speech) pada webinar Project Talks Series #1 'Sharing and Growing Together', Rabu, 14 April 2021.

Webinar PLN seri pertama bertema Digitalization In Construction Management: Building Information Modelling (BIM) Implementation In Power Plant Project ini dibuka Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini.  

Tampil sebagai pembicara webinar yang diikuti seribu lebih peserta; Enni Soetanto/Riky Budiman (MOTT Macdonald), General Manager Operations Department of Power and Energy Division PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Adi Widyo Nugroho, dan Manager of Innovation & Technology PT Brantas Abipraya Aminudin Azis. 



Diutarakan, PLN tengah melaksanakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Ada program pembangkit 35 ribu MW dengan total 35.773 MW. Yang sudah commercial operation date (COD) 9.967 MW atau 28 persen. Ada juga program pembangkit 7.000 MW, sudah COD 7.466 MW atau  94 persen.

"Kami juga sedang menyelesaian pembangunan transmisi sepanjang 47.964 km sirkuit, satu kali keliling bumi lebih. Sudah energized sepanjang 23.402 km sirkuit atau 48 persen," ungkap Ikhsan, eks General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya.

Selain itu terdapat proyek pembangunan gardu induk bertotal 122.841 MVA. Telah rekomendasi layak bertegangan (RLB) sebesar 83.497 MVA atau 68 persen. 

Ikhsan lalu menggarisbawahi bahwa PLN pada 2021 menargetkan perampungan pembangunan pembangkit 3.132 MW, pembentangan transmisi 6.608 km sirkuit, dan mengoperasikan gardu induk 5.310 MVA. Total investasinya sekitar Rp100 triliun.

Usai memaparkan tantangan yang dihadapi seluruh insan PLN itu, Ikhsan mewanti-wanti agar seluruh target atas proyek tersebut wajib dicapai. Jangan sampai terjadi time overrun alias penyelesaian melebihi target yang telah ditetapkan. 

BACA JUGA: Zulkifli: Visi PLN Bagus, Terpenting Eksekusi Rencana

Penyelesaian yang melewati deadline alias molor, kata Ikhsan, pasti memicu cost overrun atau biaya tambahan tidak sedikit. 

"Time overrun proyek akan mengakibatkan adanya tambahan biaya yang keluar untuk penyelesaian proyek ke depannya. Inilah yang kita sebut sebagai cost overrun," Ikhsan menyatakan.

Menghindari hal tersebut, menurut Ikhsan, dibutuhkan manajemen proyek yang excellent dan tim yang solid. 

Penegasan yang sama dikemukakan Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini pada kesempatan yang sama, sebelum membuka resmi webinar.

Karenanya, manajemen PLN berupaya agar seluruh stakeholder yang terlibat dalam proyek ketenagalistrikan PLN --para mitra-- menerapkan BIM. Termasuk di antaranya perusahaan atau vendor yang terlibat dalam kegiatan pengadaan, misalnya. (RE)


 

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button