Trending

Medco Peduli Pendidikan Salurkan Bantuan 1000 Gawai

Medco Peduli Pendidikan Salurkan Bantuan 1000 Gawai
Sumber foto: istimewa

 

Listrik Indonesia | Pandemi Covid-19 memberikan dampak dihampir semua sendi kehidupan, tidak terkecuali di sektor pendidikan. Guna mengurangi meluasnya penyebaran infeksi virus Corona jenis baru ini, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudyaan memberlakukan kegiaan belajar dan mengajar melalui proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Tentu saja, proses PJJ menjadi kegiatan yang baru bagi siswa dan guru dengan bertumpu pada teknolgi digital berbasis internet. Proses  PJJ memiliki sejumlah tantangan, seperti tersedianya sambungan internet dan gawai untuk berkegiatan.

Bagi siswa yang tidak mampu tentu saja proses PJJ menjadi hambatan terbesar dalam proses PJJ. Menjawab tantangan tersebut, Medco melalui gerakan Peduli Pendidikan memberikan bantuan dengan menyalurkan 1000 gawai.

VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi, mengatakan sebagai Perusahaan yang beroperasi di Sumenep, Medco E&P menjadi bagian dari masyarakat. “Bantuan ini adalah bentuk kepedulian Pekerja dan Manajemen dalam upaya menghadapi Pandemi dan berharap agar proses belajar mengajar tetap dapat berjalan. Semoga kita dapat melewati tantangan ini,” ucap Arif, melalui keterangan resmi, Senin (18/1/2021).

Kepala Sekolah Madrasah Aliyah (MA) An-Nur Yahya mengatakan latar belakang siswa kami sebagian besar nelayan kurang mampu. “Oleh karena itu, sulit untuk membeli gawai untuk belajar anak-anaknya. Apalagi belakangan ini, cuaca buruk sehingga orangtua mereka sulit melaut dan mencari ikan,” ujar Yahya.

 Yahya mengaku banyak siswanya mengalami kesulitan dalam proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa Pandemi COVID-19. Kondisi ini seperti yang dialami siswanya, Maimuna, Kelas 11.

Maimuna, usai menerima Gawai dari ‘Gerakan 1000 Gawai bagi Anak Negeri’ hasil donasi Pekerja & Manajemen Medco Grup, di Sumenep, mengatakan kendala saya saat PJJ tidak punya HP, jadi sulit mengikuti pelajaran.

Yahya mengatakan, Maimuna terpilih sebagai penerima gawai di MA An-Nur karena prestasinya. “Maimuna mendapat gawai karena rajin belajar dan selalu ranking di kelas,” jelas Yahya.

Dalam kemsempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Sumenep H. Juhedi , didampingi Camat Gili Genting Abul Hasan yang hadir menyaksikan penyerahan 100 gawai yang diberikan oleh Medco Group melalui Medco Madura Offshore Pty. Ltd. “Kami bersyukur atas bantuan ini. Madrasah-madrasah di Sumenep sangat butuh gawai dan banyak siswa harus meminjam gawai ke tetangga atau saudara mereka agar dapat mengikuti PJJ,” imbuh Juhedi.

Sebagai informasi, selain MA An-Nur, beberapa madrasah lain juga mendapatkan bantuan tersebut, diantaranya MTs Al-Hasan, MTs Toha Praktika, dan MTs An- Waruddin. (TS)


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button