Renewable Energy ENERGY PRIMER
Trending

Legislator: PLTS Buka Potensi Indonesia Beralih EBT

Legislator: PLTS Buka Potensi Indonesia Beralih EBT

Listrik Indonesia | Guna mencegah krisis energi di Indonesia, pembangunan Pembangkitan Listrik Tenaga Surya (PLTS) berpotensi menjadi solusi alternatif untuk menciptakan akses energi yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat Indonesia. Tanpa energi alternatif di Indonesia, keadilan memperoleh energi tanpa hambatan tidak akan terwujud.

 

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi VII DPR RI Mercy Chriesty Barends usai mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII meninjau PLTS Likupang di Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (4/12/2021). Menurutnya, PT PLN dinilai perlu terlibat mengolah potensi energi yang dimiliki oleh masing-masing daerah agar bisa diberdayakan.

 

“PLN sebagai BUMN yang sifatnya mandatory harus bisa menyelesaikan persoalan listrik dari ujung timur sampai ke ujung barat Indonesia. Jadi harus dipikirkan teknologi apa yang paling memungkinkan untuk mencapai apa yang kita sebut dengan keadilan energi. Adanya teknologi yang bisa mengoleh potensi energi daerah, maka masyarakat bisa mengakses. Maka, energi yang diperoleh jadi handal, murah dan bersih sehingga memberikan dampak yang cukup besar.” terang Mercy.

 

Saat ini, dirinya menjelaskan, kehadiran PLTS dapat membantu Indonesia beralih memanfaatkan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebagai sumber energi utama. Ia pun meyakinkan bahwa Indonesia siap untuk menghasilkan energi yang bersih, handal, dan mandiri.

 

Berdasarkan informasi yang ia terima, upaya-upaya Indonesia untuk beralih menggunakan EBT telah disiapkan di antaranya Indonesia’s Net Zero Emission Framework Platform telah disusun, Kementerian PPN/Bappenas telah menyiapkan dokumen The Low Carbon Development Initiative of Indonesia, Kementerian Keuangan telah mengeluarkan The Climate Change Financing Framework. Baginya, serangkaian upaya ini menjadi wujud komitmen kuat Indonesia menuju EBT.

 

Walaupun komitmen kuat telah ditunjukan, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu menegaskan, pemerintah Indonesia tidak boleh segera berpuas diri. Tanggung jawab menuju EBT harus dijalani bersama. Oleh karena itu, ia pun ingin kebijakan-kebijakan tersebut segera diterjemahkan dengan lebih implikatif. Sehingga, energi yang dihasilkan di Indonesia konsisten eco-friendly.

 

“Energi baru terbarukan yang bersih perlu kan juga mendapatkan dukungan dari pemerintah entah itu yang sifatnya insentif fiskal maupun non fiskal ini. Agenda kan penting jadi Komisi VII DPR RI akan terus  dorong,” tandas Mercy. 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button