NEWS PROFILE
Trending

Herman Darnel Ibrahim : Hati-hati IPO Holding Geothermal

Herman Darnel Ibrahim : Hati-hati IPO Holding Geothermal
Herman Darnel Ibrahim

Listrik Indonesia | Di sektor Panas Bumi kabar yang terus mencuat ialah rencana pembentukan holding geothermal (Panas Bumi) yang didalamnya ada PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), PT PLN Gas & Geothermal (PLN GG), dan PT Geo Dipa Energi (Persero).

Di antara ketiga perusahaan geothermal itu, disebut-sebut PGE yang bakal memimpin holding dan direncanakan bakal melantai ke bursa saham atau IPO (Initial Public Offering). Menanggapi hal itu, Anggota Dewan Energi Nasional RI, Herman Darnel Ibrahim mengingatkan, bahwa apabila holding geothermal sudah terbentuk dan akan melakukan IPO, maka harus berhati-hati untuk merencanakan IPO. Pasalnya, dibentuknya holding geothermal ini tujuannya untuk menguatkan BUMN sektor tersebut dengan mengelaborasi pengembangan panas bumi, jangan sampai malah menjadi boomerang bagi holding.

“Saya khawatir kalau IPO sahamnya dibeli oleh badan usaha lain, kemudian pemegang saham ini tidak setuju, apabila holding terus-terusan melakukan pengembangan atau eksplorasi panas bumi dalam artian ini sebagai strategi bisnis dari basan usaha lain itu untuk meningkatkan bisnis mereka lainnya (bisnis energi terbarukan lainnya). Saya lebih setuju ketiga perusahaan geothermal ini melakukan merger saja,” ujar Herman dalam diskusi virtual yang diselenggarakan DEN dan Listrik Indonesia, pada Rabu lalu.

Dirinya juga menanyakan terkait transisi energi, di mana salah satu wacananya menghapus pembangkit-pembangkit fosil dan menggantikannya dengan pembangkit sari energi baru terbarukan (EBT). “Memang sudah sejauh mana kesiapan pembangkit EBT untuk menggantikan pembangkit fosil yang didominasi oleh PLTU. Jangan-jangan PLTU dihapus, tapi pembangkit EBT-nya belum siap,”pungkasnya.


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button