NEWS
Trending

ENERGI SURYA UNTUK KETAHANAN ENERGI NASIONAL

Listrik Indonesia | Ada peluang yang begitu terbuka bagi Indonesia untuk terus memanfaatkan sumber energi baru terbarukan (EBT). Dan potensi itu ada di energi surya. Dari potensi yang ada, pemanfaatan energi surya belumlah optimal. 

"Kami akan terus mendorong pemanfaatan energi surya untuk kebutuhan sehari-hari," kata Ketua Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) Fabby Tumiwa kepada Listrik Indonesia.com, saat diskusi santai di Kawasan Tebet, Jakarta (7/6).

Fabby mencontohkan bagaimana Bali bisa menjadi role model bagaimana energi surya itu bisa dioptimalkan. Kata Fabby, AESI sendiri pernah menghitung pertumbuhan listrik di Pulau Dewata hingga 2045 itu sekitar 20 GW (Giga Watt). “Itu bisa dipenuhi dari listrik EBT. Sementara di daerah lain agak susah karena kebutuhannya bisa mencapai ratusan GW. Jadi secara sistem, di Bali itu bisa dilakukan dan ini bisa menjadi contoh,” terang Fabby.

Di Bali sendiri, menurut Fabby, potensi energi terbesar itu ada pada energi surya. Oleh karenanya, AESI membantu Pemprov Bali untuk memastikan Regulasinya agar bisa mendorong PLTS Atap. “Nah, kalau industri PLTS di sana tumbuh berarti nanti butuh tenaga kerja, akan ada penyerapan tenaga kerja lokal. Nanti dari AESI yang training mereka,” jelas Fabby. 

AESI sendiri membuka ruang untuk mendorong pemanfaatan energi surya bagi Indonesia, baik melalui PLTS maupun PLTS Atap. “Kami berharap bahwa ke depan, energi surya dapat menjadi backbone sumber energi baru terbarukan di Tanah Air,” ujar Fabby.

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button