Trending

Dukung Migrasi Kompor Gas ke Listrik, Adyawinsa Hadirkan Produk Kompor Induksi Hemat Energi

Dukung Migrasi Kompor Gas ke Listrik, Adyawinsa Hadirkan Produk Kompor Induksi Hemat Energi
Ilustrasi

Listrik Indonesia | PT PLN (Persero) terus mempelopori penggunaan kompor induksi. Konversi dari kompor gas ke induksi akan meningkatkan konsunmsi listrik dan energi bersih. Inilah yang membuat PT Adyawinsa Electrical and Power turut memproduksi kompor induksi dengan menghadirkan produk.

Aditya Raharjo Bussines Development Manager PT Adyawinsa Electrical and Power mengatakan, melalui kerja sama dengan beberapa instansi dalam banyak program seperti bersama PT PLN (Persero) mempromosikan diskon tambah daya Super WoW kemitraan dengan UMKM untuk mengguna kompor induksi, merambah pasar digital, hingga berkolaborasi dengan retail agar lebih dekat dengan masyarakat.

“Kompor induksi merupakan kompor masa depan yang bersih dan nyaman dilengkapi dengan tombol sentuh dan sensor yang canggih guna memudahkan penggunanya. Menciptakan produk yang dapat digunakan oleh semua kalangan masyarakat sebagai pelanggan PLN, merupakan tantangan kami selaku pebisnis produk kompor induksi, mengingat cukup besarnya daya listrik yang dibutuhkan,” jelas dia.

“Produk kompor induksi kita berlabel MYAMIN yang hemat energi. Natinya ada di pasar retail ,” tambahnya.


Aditya Raharjo Bussines Development Manager
PT Adyawinsa Electrical and Power

Menurut Aditya, di sisi lain yang tidak kalah penting adanya regulasi yang jelas terkait kebijakan yang dapat mendukung capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) agar dapat menguntungkan bagi produsen dalam negeri.

Seperti kita ketahui, PLN menargetkan konversi satu juta kompor berbahan bakar liquefied petroleum gas (LPG) ke listrik melalui kompor induksi. Migrasi kompor gas ke kompor listrik ini akan mendorong penggunaan energi bersih ramah lingkungan. Nantinya, kompor listrik akan difokuskan pada wilayah-wilayah yang tidak dilatui jaringan gas.

PLN bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam memasarkan Kompor induksi ini dalam upaya mendorong energi ramah lingkungan, penggunaan kompor listrik yang diyakini memangkas impor dan subsidi LPG 3 kg yang selama ini membebani keuangan negara. (Cr)


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button