AGENDA NEWS Innovation POWER TECH
Trending

Dukung Holding BUMN Pertahanan, Len - Pindad : Ini Akan Jadi Kebanggaan Bangsa

Dukung Holding BUMN Pertahanan, Len - Pindad : Ini Akan Jadi Kebanggaan Bangsa

Listrik Indonesia | Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  Erick Thohir akan membentuk Holding BUMN Pertahanan yang diberi nama Defence Industry Indonesia (DEFEND ID) dan ditargetkan masuk menjadi Top 50 Defence Global Company di 2024.

Menanggapi wacana tersebut, Direktur Umum PT Pindad (Persero) Abraham Mose  berpendapat, pembentukan holding bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, utamanya pada sisi kelembagaan dan keuangan.

Pasalnya, kata dia, perusahaan pertahanan yakni PT DI, PT Pindad, PT LEN dan PT Dahana akan berkolaborasi di bawah satu perusahaan induk untuk merancang produk unggulan bidang pertahanan.

"Tujuannya adalah product defence Indonesia itu bisa punya satu produk unggulan yang merupakan kerja sama dari PT Pindad, PT Dahana, dan PT Len," kata Abraham beberapa waktu lalu.

PT Dahana merupakan badan usaha milik negara yang bergerak dalam bidang produksi alat peledak, sementara PT Len Industri (Persero) merupakan BUMN yang bergerak pada bidang produksi alat elektronik skala industri.

Rencananya, sebagaimana disampaikan oleh salah satu pejabat Kementerian BUMN minggu ini, PT Len Industri (Persero) akan menjadi perusahaan induk yang membawahi PT Pindad, PT Dahana, PT PAL Indonesia, PT Dirgantara Indonesia (DI).

Holding BUMN Industri Pertahanan bernama DEFEND ID ini, ditargetkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir  perusahaan induk itu akan terbentuk pada akhir 2021.

Terkait rencana itu, Abraham mengatakan perusahaan induk BUMN Industri Pertahanan jika terbentuk nantinya akan jadi kebanggaan bangsa.

“Inilah holding company defense industry  yang ada di Indonesia yang bisa menghasilkan satu produk dari holding,” ujar Abraham.

Sementara itu, Direktur Bisnis dan Kerja sama PT Len Industri (Persero) Wahyu Sofiadi menyampaikan, Len Industri tengah melakukan transformasi menjadi induk holding BUMN industri pertahanan Indonesia.

Sebagai langkah untuk masuk ke global supply chain technology partner, Len Industri dan BUMN industri pertahanan memiliki rencana kemitraan strategis dengan perusahaan global di tiga matra yakni darat, laut, dan udara. 

Hal ini bertujuan meningkatkan penguasaan kompetensi kunci dan memandirikan industri pertahanan dalam negeri.

"Dengan begitu, akan terjadi peningkatan keberlanjutan dan skala bisnis, adanya recurring income dari bisnis maintenance, repair, dan overhaul hingga pengurangan ketergantungan impor produk utama," kata Wahyu.

Wacana pembentukan holding BUMN Industri Pertahanan telah banyak disuarakan oleh Erick Thohir tahun lalu.

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury minggu ini melalui keterangan tertulisnya mengatakan, kementerian menggelar rangkaian diskusi bersama (FGD) yang salah satunya membahas kemampuan BUMN Industri Pertahanan mendukung pemenuhan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpanhankam) nasional.

Rangkaian diskusi lainnya juga akan membahas masalah kebijakan alpalhankam mengenai pengembangan teknologi dan riset, serta penguatan komitmen meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk alat-alat pertahanan.


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button