Trending

Dirut Pindad Meresmikan 10 Ruang ICU RS Pindad

Dirut Pindad Meresmikan 10 Ruang ICU RS Pindad
Dok. PT Pindad (Persero)

LIstrik Indonesia | Direktur Utama PT Pindad (Persero), Abraham Mose didampingi Jajaran direksi PT Pindad (Persero), Direksi PT PEI, Direksi PT Pindad Medika Utama (PMU) melakukan peresmian 10 ruangan ICU di Rumah Sakit Pindad pada Selasa, 10 Agustus 2021. Peresmian fasilitas ruangan ICU ini turut dihadiri oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Barat, Dirjen Cipta Karya PUPERA, Jajang Oscar dan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung, Yoriza Sativa serta perwakilan PT WIKA dan PT Indah Karya yang turut membantu dalam pembangunan fasilitas.

 

Abraham Mose dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas pencapaian RS Pindad. Abraham menghimbau agar terus dapat meningkatkan pelayanan agar RS Pindad dapat terus berkembang dan dikenal.

 

“Pertahankan dan tingkatkan terus pelayanan, lakukan berbagai pelatihan untuk pelayanan hingga pelatihan dari segi medis agar pelayanan RS Pindad terus maju, mengutamakan kenyamanan dan kepuasan bagi pasiennya. Teruslah berkembang, dan teruslah berbuat kebaikan agar segala cita-cita dan harapan kita semua dapat terwujud,” jelas Abraham.

 

Direktur Utama PMU, Tuning Rudyati menyampaikan ucapan terima kasih atas atensi yang diberikan oleh jajaran Direksi PT Pindad (Persero) dan PEI Group terhadap perkembangan yang dilakukan PMU. Tuning menyebutkan, 10 ruangan ini merupakan langkah awal untuk menuju RS Pindad yang lebih maju.

 

“Hal ini merupakan langkah kecil dari cita-cita dan harapan besar kami untuk menjadikan RS Pindad menjadi lebih besar dan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Mudah-mudahan dengan segala dukungan, bantuan dan doa hari ini, dapat menjadi semangat dan memudahkan kita dalam menggapai cita-cita kami,” tutur Tuning.

 

Sebelumnya, RS Pindad hanya memiliki 3 ruang ICU, yang dibagi 2 ruangan untuk penanggulangan pasien terpapar Covid-19 dan 1 ruangan bagi pasien non Covid. Setelah ditinjau oleh Dirjen Pelayanan Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat 15 Juli lalu, ditetapkan bahwa bangunan yang semula dibangun sebagai fasilitas isolasi pasien Covid-19, dikonversi menjadi ruangan ICU. (TS)


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button