AGENDA Renewable Energy ENERGY PRIMER MEGA PROJECT NEWS
Trending

Ambisi Brantas Energi Mengejar 300 MW

Ambisi Brantas Energi Mengejar 300 MW
Dok Brantas Energi

Listrik Indonesia | PT Brantas Energi anak usaha yang didirikan oleh PT Brantas Abipraya (Persero), khusus menangani di bidang investasi energi terbarukan, khususnya Hydro Power. Meski baru memiliki dua power plant hydro, Brantas Energi tak tanggung-tanggung memiliki target 300 mega watt (MW) dengan memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) atau Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM).

Sutjipto Direktur Utama PT Brantas Energi menerangkan target pencapaian Brantas Energi dalam pengebangan pembangkit listrik air. Saat ini, Brantas Energi memiliki dua PLTM yakni PLTM Padang Guci berkapasitas 3 x 2 MW di Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu dan PLTM Sako-1 berkapasitas 2 x 3 MW yang berada Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Sutjipto juga menjelaskan, PLTM Padang Guci dibangun awal Januari 2015 yang COD (Commercial Operation Date) pada 14 April 2017, PLTM ini mengadopsi turbin dari Austria, keberadaan PLTM Padang Guci dapat mengaliri sekitar 15 ribu pelanggan.

Sedangkan PLTM Sako-1 dengan COD (Commercial Operation Date)  Januari 2020 lalu, tidak menimbulkan polusi (water to wire technology) karena pembangkit yang dibangun ramah lingkungan. Menurutnya, PLTM di Sako dengan kapasitas sebesar ini akan menambah dukungan ketersediaan dan keandalan listrik bagi wilayah Kabupaten Pesisir Selatan dan sekitarnya dan diharapkan bisa menyokong pertumbuhan ekonomi regional. Selain PLTM yang sudah beroperasi, Brantas Energi  juga mempunyai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Gorontalo juga sudah beroperasi, dengan kapasitas 2 MW.

"Kami semakin mantap berkontribusi mendorong percepatan pengembangan EBT. Kami optimistis dapat terus aktif mendukung program pemerintah untuk merealisasikan program 35.000 megawatt," ujarnya kepada Listrik Indonesia belum lama ini.

Diusianya 11 tahun, Brantas Energi terus menunjukan keseriusanya dalam berekspansi. Ada 15 PLTA dan PLMH yang memasuki tahap pengembangan. Ada beberapa PLTM yang sedang tahap kontruksi di antaranya PLTM Maiting Hulu-2 kapasitas 2 x 4 MW di Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Kemudian, PLTM Tangka kapasitas 2 x 3,15 MW yang berada Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan. Dan PLTM Padang Guci-2 kapasitas 2 x 3,50 MW, di Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.

“Semuanya masih tahap konstruksi dan rencananya akan COD di triwulan III tahun ini dengan total kapasitas 21,5 megawatt,” tutur Sutjipto.

“Target kami mengembangkan PLTA/PLTMH dengan total kapasitas hingga 300 megawatt. Kami fokus sedang pengembangan di Sumatera dan Sulawesi selanjutnya di wilayah lain,” tambahnya. (Cr)


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button