Sektor Ketenagalistrikan Siap Terapkan Protokol New Normal

Author : listrikinfo@gmail.com Dibuat : Jun 4, 2020

Sektor Ketenagalistrikan Siap Terapkan Protokol New Normal
Listrik Indonesia | Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan telah mengeluarkan kebijakan New Normal untuk sektor Ketenagalistrikan. Hal ini dilakukan guna memastikan pelayanan bidang usaha penunjang tenaga listrik di tengah pandemi Covid-19 tetap berjalan optimal.

Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Wanhar dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan, ada beberapa kebijakan baru dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam kebijakan New Normal.

“Kebijakan baru ini, kita memanfaatkan teknologi informasi secara optimal,” ujarnya.

Adapun kebijakan New Normal di bidang teknik ketenagalistrikan ini telah ditetapkan dalam pengujian instalasi tenaga listrik hingga terbitnya Sertifikat Laik Operasi (SLO) dan Uji Kompetensi Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan (SKTTK).

"Pandemi Covid-19 telah menimbulkan berbagai dampak. Berbagai keterbatasan harus dipatuhi, mulai menjaga jarak interaksi fisik antar individu sampai PSBB. Ditjen Ketenagalistrikan terus menyiapkan tata cara baru yang selalu sigap disesuaikan dengan kondisi terbaru agar tetap produktif namun prasyarat mutlak yaitu aman dari Covid-19," terangnya.

Menurut Wanhar, pada pelaksanaan SLO, Ditjen Ketenagalistrikan telah menerapkan protokol pencegahan Covid-19 sehingga SLO tetap dapat terbit namun kesehatan seluruh pihak terjamin. Salah satu tahap penting yang perlu penyesuaian adalah pemeriksaan dan pengujian instalasi di lokasi instalasi, yang harus memperhatikan protokol pencegahan Covid-19, yakni menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) serta menjaga jarak (physical distancing).

"Setelah melalui penjaringan masukan dan diskusi lintas sektor, dihasilkan tiga kondisi yang mungkin dilakukan tergantung situasi terbaru di lokasi instalasi, sesuai Surat nomor 714/24/DLT.2/2020 yang telah saya tandatangani 1 April lalu", ujar Wanhar.

Pelaksanaan Uji Kompetensi SKTTK juga dilakukan dalam New Normal. Pelaksanaan uji kompetensi dilakukan secara daring agar mencegah berkumpulnya banyak orang dalam satu ruangan serta mengurangi resiko penyebaran Covid-19.

“Penyesuaiannya telah diresmikan dan diberitahukan kepada Lembaga Sertifikasi Ketenagalistrikan untuk dapat segera dilaksanakan. Ditjen Ketenagalistrikan memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi serta pelayanan terhadap sertifikasi kompetensi ketenagalistrikan tetap berjalan dengan baik dan efektif,” pungkasnya. (CR)











 

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top