Harga BBM Dunia dan Corona Ganggu Target EBT

Author : listrikinfo@gmail.com Dibuat : Mar 24, 2020

Harga BBM Dunia dan Corona Ganggu Target EBT
Jakarta, Listrik Indonesia | Tren penurunan harga minyak dan gas dunia, dan Pandemi covid-19, diyakini bakal mengganggu target pencapaian energi baru dan terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional. Jatuhnya harga minyak dunia yang diperkirakan menjadi yang terparah dalam kurun waktu lima dasawarsa terakhir, membuat harga energi fosil dari migas menjadi turun.

Menurut pengamat energi dari Energy Watch, Mamit Setiawan kepada Listrik Indonesia mengatakan, dengan turunnya harga minyak dunia dan adanya excess supply produksi minyak dunia, membuat harga energi fosil tersebut menjadi lebih rendah dari harga energi yang dihasilkan EBT.

“Jadi sekarang ini, meskipun harga EBT sudah lebih rendah dari 5 tahun terakhir, tetapi dengan kondisi sekarang harga BBM tetap jauh lebih rendah. Jadi para pelaku EBT harus terus berinovasi agar harga EBT bisa lebih rendah. Juga butuh keseriusan pemerintah menggalakkan EBT,” papar Mamit.

Seperti diketahui, harga minyak dunia kini terus anjlok di level 25 dolar AS per barel. Perang dagang Arab Saudi dan Rusia menjadi salah satu yang mendorong harga minyak terus turun seiring dengan turunnya permintaan pasar.

Kebijakan Arab Saudi mengelontorkan emas hitam  untuk menjadi penguasa pasar minyak dunia,  mengejutkan pasar dan meluncurkan perang harga terhadap Rusia. Ketegangan antara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi atau OPEC dengan Rusia akibat sikap  Rusia yang menolak mengikuti upaya OPEC untuk menyelamatkan pasar minyak yang rusak karena virus corona dengan memangkas produksi, kini semakin memuncak.

Jadi, kebijakan Arab Saudi tersebut memengaruhi  situasi melalui pemangkasan harga jual resmi untuk April sebesar US$ 6 menjadi US$ 8 guna merebut kembali pangsa pasar, sekaligus menekan Rusia. (AB)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top