Gunung Merapi Meletus, Masyarakat Diimbau Tidak Panik

Author : listrikinfo@gmail.com Dibuat : Nov 18, 2019

Gunung Merapi Meletus, Masyarakat Diimbau Tidak Panik
Listrik Indonesia | Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BBPTKG) Kementerian ESDM melaporkan kejadian letusan Gunung Merapi pada hari Minggu tanggal 17 November 2019 pukul 10.46 WIB yang terekam di seismogram dengan amplitudo 70 mm dan durasi 155 detik. Awan panas meluncur dengan jarak kurang dari 1 kilo meter ke arah Kali Gendol. Kolom asap letusan setinggi kurang lebih 1000 meter dari puncak dengan angin bertiup ke Barat.

Meletusnya Gunung Merapi mengeluarkan hujan abu tipis dilaporkan terjadi di beberapa tempat. Penggunaan masker dan kacamata dapat mengurangi dampak hujan abu tipis. Untuk mengantisipasi gangguan abu vulkanik terhadap penerbangan maka VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation) diterbitkan dengan kode warna Orange. Hujan abu dilaporkan terjadi di sekitar Gunung Merapi dengan arah dominan ke sektor Barat sejauh 15 kilo meter dari puncak yaitu di sekitar wilayah Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.

"Atas kejadian hari ini masyarakat tidak perlu panik, mengikuti arahan yang selalu disampaikan dalam sosialisasi. Ini kejadian biasa, masyarakat setempat sudah bagus pengetahuannya terkait letusan Gunung Merapi ini," ungkap Agung Pribadi, Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM di Jakarta, Minggu (17/11) di Jakarta.

Agung mengimbau masyarakat yang sedang berwisata di sekitar Kaliadem dan sekitarnya terlihat tidak panik dan beraktivitas seperti biasa. Untuk informasi resmi aktivitas Gunung Merapi, masyarakat dapat mengakses informasi melalui Pos Pengamatan Gunung Merapi terdekat, radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz, website www.merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan Cendana No. 15 Yogyakarta, telepon (0274) 514192. (CR)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top