April Harga Gas untuk Indutri Bakal Turun

Author : listrikinfo@gmail.com Dibuat : Mar 21, 2020

April Harga Gas untuk Indutri Bakal Turun

Listrik Indonesia | Pemerintah akan merevisi isi Perpres 40 tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi. Kabarnya, April nanti Pemerintah menjamin harga gas industri turun menjadi US$ 6 per mmbtu.

Dalam live streaming konferensi pers, Rabu (18/3/2020). Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, sasaran dari kebijakan tersebut diperluas ke berbagai sektor industri. Bahkan untuk pembangkit listrik yang dikelola PLN.

"Jadi yang dapat penurunan harga gas tidak hanya industri, tapi juga bisa untuk pembangkit listrik dalam hal ini PLN," ujarnya.

Sementara itu, Menteri ESDM Arifin Tasrif menambahkan bisa saja kebijakan ini memiliki konsekuensi di bidang hulu gas karena penerimaan pemerintah berkurang dengan murahnya harga gas. Tapi hal tersebut bisa dikompensasi dengan berkurangnya biaya subsidi listrik.

Pasalnya, PLN bisa mengkonversi energi pembangkit listrik dari diesel yang menggunakan minyak bumi ke gas. Hal ini sejalan dengan program konversi dari diesel ke gas.


"Tentu saja konsekuensinya di bidang hulu gas, penerimaan pemerintah bisa berkurang. Tapi ini bisa dikompensasi dengan pengurangan biaya subsidi, biaya kompensasi (PLN), dan kontribusi dari peningkatan pajak dan dividen. Juga terdapat penghematan dari konversi bahan bakar pembangkit listrik dari diesel ke gas," ucap Arifin.

Ia mengungkapkan strategi pemerintah dalam membuat harga gas menjadi US$ 6 dolar per mmbtu. Pertama, industri hulu gas juga harus menurunkan harga. “ industri hulu gas harus menjual produknya di angka US$ 4-4,5 per mmbtu,” terangnya.

Kedua, pemerintah akan berkoordinasi dengan perusahaan transporter gas untuk bisa menurunkan biaya transportasinya. Dia mengatakan biaya transportasi harus turun US$ 1,5 - 2 per mmbtu. (CR)

 


Tags : News
Terakhir disunting : Mar 21, 2020


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top